Pelajari perbedaan antara SSL Single Domain, Multi-Domain, dan Wildcard untuk menentukan sertifikat yang paling sesuai dengan kebutuhan keamanan situs web Anda.
Keamanan situs web merupakan aspek penting dalam melindungi data pengguna. SSL (Secure Sockets Layer) adalah protokol yang mengenkripsi koneksi antara pengguna dan server, menjadikan informasi lebih aman dari penyusup.
Dalam memilih sertifikat SSL, Anda akan menemukan tiga jenis utama:
Masing-masing jenis memiliki fungsi dan kelebihan tersendiri. Berikut penjelasan lengkapnya.
Sertifikat SSL Single Domain digunakan untuk melindungi satu domain utama. Contohnya, hanya akan melindungi www.namadomain.com dan tidak berlaku untuk subdomain seperti blog.namadomain.com.
SSL Multi-Domain atau SAN (Subject Alternative Name) SSL memungkinkan satu sertifikat untuk melindungi beberapa domain berbeda. Contohnya, satu sertifikat dapat digunakan untuk:
www.domain1.comwww.domain2.comwww.domain3.comSertifikat SSL Wildcard dirancang untuk melindungi satu domain utama dan semua subdomain-nya. Contohnya:
www.namadomain.commail.namadomain.comblog.namadomain.com| Jenis SSL | Domain yang Dilindungi | Subdomain yang Dilindungi | Harga |
|---|---|---|---|
| Single Domain | Satu domain (www.domain.com) |
Tidak | Terjangkau |
| Multi-Domain | Banyak domain (www.domain1.com, www.domain2.com) |
Tidak | Lebih mahal |
| Wildcard | Satu domain dan semua subdomain (blog.domain.com, dll) |
Ya | Paling mahal |
Pemilihan jenis SSL sangat tergantung pada struktur dan kebutuhan situs Anda.
Memilih jenis sertifikat yang tepat akan memudahkan manajemen keamanan dan efisiensi biaya dalam jangka panjang.
Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.